Bersama Mitra, Pelayanan Prima jadi Prioritas Pertamina


BANJARMASIN, MK - Sebagai ujung tombak Pertamina, tentu pelayanan yang diberikan petugas di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) harus prima dan berbasis pada kenyamanan serta kemudahan. 

Pasalnya, masyarakat ataupun pelanggan bisa dipastikan selalu bersentuhan dengan sikap pelayanan petugas di SPBU. Apalagi mereka juga mengambil keuntungan dari penjualan kepada masyarakat yang membeli berbagai jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun gas.

Satu di antara SPBU yang menjual BBM dan gas adalah SPBU Sabilal Muhtadin, Banjarmasin. Sejauh ini, tak ada keluhan berarti dengan pelayanan di SPBU yang lokasinya berada di area Masjid Raya Sabilal Muhtadin ini.

"Pelayanannya bagus, lancar-lancar saja. Di sini lokasinya juga lebih luas, nyaman dan mudah didatangi," tutur salah seorang pengisi BBM di SPBU Sabilal Muhtadin, Hasanah, Sabtu (17/10/2020).

Pengawas SPBU Sabilal Muhtadin, Agus Salim saat dikonfirmasi mengatakan, pelayanan yang diberikan petugas pengisian BBM di SPBU ini seperti biasa. Selama ini juga tak ada keluhan berarti dengan pelayanan petugas di SPBU.

"Biasa, semua masyarakat yang mengisi BBM di sini kami layani dengan baik. Intinya manajemen selalu menekankan kepada petugas pengisian agar melayani dengan tulus, sopan atau ramah dan membuat pelanggan nyaman," terangnya.

Menurut Agus, selama pengiriman dari Pertamina ke SPBU lancar, tentu distribusi ke pelanggan juga lancar. Untuk distribusi dari Pertamina sendiri sejauh ini masih berjalan lancar dan sesuai jadwal.

Untuk jatah Premium, SPBU Sabilal Muhtadin ini dijatah 8 ton setiap hari. Kemudian Pertalite 8 sampai 16 ton per hari, dan Pertamax 5 sampai 8 ton per hari. Sementara untuk Dexlite dijatah 8 ton dalam sebulan.

Tak hanya di darat, pelayanan yang tulus juga ditunjukkan Pertamina bagi konsumen di laut. Salah satunya dengan memastikan ketersediaan BBM solar bagi masyarakat nelayan di pesisir laut Kalimantan Selatan.


Menurut Sales Branch Manager Rayon V Kalselteng, Ayub Mukti Aditama, pelayanan untuk kebutuhan BBM masyarakat nelayan tak ada masalah. Selama nelayan terdaftar sebagai penerima subsidi BBM solar, tentu terlayani dengan baik.

Ayub mengungkapkan, untuk di Kalsel Pertamina menyediakan 6 titik pelayanan BBM bagi masyarakat nelayan. Layanan yang diberikan Pertamia sudah melalui rekomendasi resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Dari 6 titik layanan BBM solar bersubsidi masyarakat nelayan di Kalsel ini, 3 titik di Tanah Laut, 2 titik di Tanah Bumbu dan 1 titik lagi di Kotabaru. Intinya pelayanan untuk masyarakat nelayan di Kalsel terpenuhi," terang Ayub.

Kebutuhan BBM solar masyarakat nelayan di Kalsel sendiri berada di kisaran 60 sampai dengan 90 kiloliter per bulan.[anshari]
By Metrokalimantan.com
loading...